Latif, latif yeah Just Latif No Other
Huff,, haha, mau cerita
apa ya, males rasanya mau cerita apa, baca aja yang lain deh, yang ini gak usah
dibaca gak ada manfaatnya, tapi kalau mau lanjutin ya terserahlah. Ini cuplikan
kisah aku yang semestinya tak aku ingin aku expose, tapi karena aku lagi
bĂȘte(ku tulis, pas lagi dikampung, bukittinggi, tempat tak bisa teriak-teriak
haha,red) yah aku ceritakan aja, bĂȘte sih gak tau mau lakukan apa disini.
Ini tentang saat aku
hampir tamat smk (SMK 1 TILKAM-sumatera barat,red) sampai sekarang, udah 6
bulan aku kuliah. Berawal di SMK aku mengambil jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik atau
disingkat dengan nama TITL. Aku yah alhamdulillah bisa dikategorikan
diatas rata-rata dari teman-temanku. Dari mid semester pertama hingga lulus
SMK, juara 1 tak pernah menjauh dariku. Sangat-sangat mengila-gilakan bahasa
inggris. Bahasa yang paling enak rasanya(keknya kesambet hantu bule deh) tak
ada nilai rendah utk pelajaran ini(beehh, sombongnya lagi) tetapi nilai bahasa
indonesia paling anjlok,,, haha Cuma 70 anlah,, ahahhaha malu rasanya ceritaiin
hehe,…
Udah itu hanya intermezzo
aja mamen,,,,, pas udah kuliah,, aku rasa anjlok banget,,,aku tak tau kenapa
semua bisa terjadi, aku merasa balik dari 0 untuk belajar listrik. Gila yang
benar aja padahal aku udah belajar di smk, banyak banget, tapi pas kuliah
dengan jurusan listrik aku sepertinya lupa dengan apa yang telah aku pelajari.
Cita-cita ku sesudah
tamat dari SMK, aku bisa diterima di ITB difakultas STIE jurusan Informatika,,,
hahaha,, mimpi yang tinggi yah,,, tinggi banget, dan aku udah ngerasain
sakitnya, sakittttttttttttttttttttt banget. Haha,,, waktu beasiswa bidikmisi aku mengambil univ
di ITB dan USU,, Alhamdulillah aku TIDAK DITERIMA. Ditolak mentah-mentah aku
dengan kedua univ tersebut, huuuuuf mengingatnya aja aku males banget, males,,,
serius,, tapi demi melepaskan uneg-uneg, mending dikeluarkan disini, yahh
ditulisan ini, gimana tulisan tangan aku ini bagus kan?? Ya kan?? Ssst tulisan
ku kek cakar ayam kalau dengan pena ahaha
Saat ku menulis nomor
peserta dan tanggal lahir diwarnet,, hahh L
so sad dah,, trus nyoba tes SNMPTN… parah,,,, aku ambil IPC 2 ipa 1 ips
tapi untungnya aku bisa memilih 3 jurusan walau resikonya berat. Ternyata
memang berat. More n more I’m failed.
Dengan tampang frustasi
dan wajah murung berpikir ikut tes apa lagi ya?????? Akhirnya aku ikut tes
UMPN-ujian menuju politeknik negeri padang. Yeah,, aku ikut itu, karena aku
udah niat untuk benar-benar harus kuliah, dengan ijazah smk aku gak yakin
memuaskan. Walau aku tau keluarga aku tidak ada yang mendukung untuk aku
kuliah, karena kendala biaya,, yah biaya, biaya dan biaya,,, aku yakin terhadap
aku yang benar aku yakini dan go ahead, yah aku lanjut. Mereka sangat-sangat
gak setuju dengan keputusan yang telah aku buat yang bisa dikategorikan aku
adalah keras kepala. Dikala lagi drop bahkan aku disaat itu gak ada sedikitpun
dihibur kecuali mereka hanya mewanti-wanti aku, tak lama dari itu ALLAH give the way to me. Seorang yang gak
hubungan saudara sama keluargaku begitu amat peduli dengan aku. Aku bahkan
sangat tak habis pikir,, maha suci Allah jika Ia telah berkehendak maka tidak
ada yang dapat menghalangi sedikitpun
Hmm setelah daftar biaya
pendaftaran online. Trus go to
politeknik dengan kawan.. yuhuu,,, yes sesat,,, hahaha,,, gak tau kami kekampus
unand, tersesat alias gak tau jalan nuju kampus, kami (aku dan kawan ku) dari
Air tawar. Teman ku nyerah. Aku tak peduli walau jam sudah menunjukkan jam 9.30
an, aku cari tumpangan naek ojek dari air tawar. Beuh 25 ribu man, trus aku tawar aja, berhubung masih di air
tawar, aku tawar jadi 20ribu trus kekampus. (haha, selalu aja dicari yang
relevannya)keekekekekkeek.
Yang di otak ku
mengatakan bagaimana mungkin kau bisa lulus, waktu udah telat. Telaaaat banget,
tapi saat ini berkuasa adalah perasaan, ntah kenapa aku begitu optimis aku
bakal diterima. Tiba dikampus, aku disapa sama pak satpam. Dek ngapa terlambat
? ya pak, saya tinggal di tempat air tawar, teman kawan abg saya pak. Jadi
telat pak, trus bapak itu jawab. Cepat ujian sudah mulai. gila gila sudah
sunyi, aku tak tahu udah jam berapa pada saat itu. Aku takut semakin pesimis
jika aku melihat jam berapa. Dengan mengabaikan waktu ada secuil rasa semangat
yang menggebu-gebu walau logika selalu menentang-nentang(rem nya blong,,,).
Dengan membaca doa dan ku
ikuti ujian, baru ngisi kotak nama : MUHAMMAD ABDUL LATIF yang sama dengan
jumlah kotak nama tersebut, tarrra udah ada yang nyerahin lembar jawaban ke
pengawas, makin tegang, ampe keringat dingin aku. Tapi ditolak pengawas, karena
terlalu cepat tuh anak ngumpulnya, disuruh periksa lagi dan tak lama berselang,
salah seorang pengawas berkata, waktu tinggal 45 menit lagi, tak ku sangka,
dengan waktu segitu semampu ku menjawab soal-soalnya. Ujian pun usai dan aku
pulang,lagi-lagi kesalahan fatal aku tak tau jalan pulang, hahaha jalan kaki
deh sampe ke gerbang dekat bank unand, ya disitu ku menunggu. bang ahmad adroi
untuk menjemputku, dia abang nya teman ku. Kalau ALLAH gak nyuruh dia datang,,
gak tau deh gimana, abisan di dompet aku tinggal 2000 mana cukup sampai air
tawar!
Dalam kurung kurang
seminggu aku menunggu, menunggu dan menunggu, resah dan gelisah menyatu kedalam
dada, antara diterima atau tidak. Ku terus berdoa bahwa aku akan diterima. Dan
tarraaaaaa!! Aku diterima… walau pertama kali aku tau itu diberitahu kawan
lewat fb, aku sih antara percaya tak percaya lah, tapi senengnya setengah
mampus, hehehe. Aku kewarnet dan melihat sendiri, aduuuhhh websitenya overload,
payah, aku coba lagi gak bisa, terus ada
alamat yg menuju nama-nama yang telah lulus tes yang telah dibuat dalam format
pdf. Ohh ternyata disitu, aku gak tau
kalau dibuat dengan dua kolom aku hanya melihat kolom sebelah kiri, nama ku tidak masuk. Dag dig duer deh jantung
ku mau copt rasanya, terus aku cek sebelah kanan dan aku cocokkan dengan 3
nomor ujung di no. peserta aku, dan Alhamdullilah aku MASUK. Udah itu aja deh sesi pertama sakit gigi neh
jari-jari ku,,,, :p
By: Ju La No